Rabu, 08 Oktober 2014

6 TOPOLOGI JARINGAN (tugas Bu HANA)

DEVI FITRIANI
(22214818)
1EB21



1  Topologi Linier

 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2952259845173490295#editor/target=post;postID=731522638566235358;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname



PENGERTIAN
Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

KELEBIHAN
·         hemat kabel,
·         tata letak kabel sederhana,
·         mudah dikembangkan,
·         tidak butuh kendali pusat, dan
·         penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.

KEKURANGAN
·         deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil,
·         kepadatan lalu lintas tinggi,
·         keamanan data kurang terjamin,
·         kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan
·         diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.


2.  Topologi Mesh


PENGERTIAN
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. 

KELEBIHAN
·         Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
·         Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
·         Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
·         Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

KEKURANGAN
·         Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
·         Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.


3.  Topologi Hybrid


pENGERTIAN
Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung ke satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap topologi satu tertentu. Ini adalah ketika itu menjadi topologi hibrida.

KELEBIHAN
·         Fleksibilitas
·         Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.

KEKURANGAN
·         Pengelolaan sulit
·         Biaya mahal dibanding topologi lainnya
·         Instalasi dan konfigurasi topologi sulit
   



4.  Topologi Broadcast


PENGERTIAN
Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.

5.  Topologi Hierarki


PENGERTIAN
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.

KELEBIHAN
·         Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan mudah
·         terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;

KEKURANGAN
·         Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus;
·         Dapat terjadi tabrakan file (collision)

·        
       6.  Topologi Tree


PENGERTIAN
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.

KELEBIHAN
·         Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.

KEKURANGAN
·         Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
·         Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.


Referensi  : http://khairul-anas.blogspot.com/2012/02/pengertian-kelebihan-dan-kekurangan-10.html

Senin, 06 Oktober 2014

Gausah baca.

Gue sekarang udah 18 tahun tapi kenapa ya masih ngerasa kaya anak umur 7tahun?
Oklah ya posting aja nyokap khawatir karna syg phoy!
tapi jujur ya gamau digiiniin terus apa apa dikekang mulu emang aku tahanan apa:" wajar kaliya anak baru gede kaya gue maen asik kongkow sm temen tapi sekalinya di izinin maen harus jelas orangnya dan harus juga di save kontaknya di hp nyokap *aelahhhhh
lama lama kalo kaya gini mending bayi lagi aja deh biar masih unyuuu dan kerjaannya dirumah mulu.
mau punya pacar dan deket sama cowo aja harus dikenali dan harus dibawa kerumah *katanya sih biar akrab dan perasaanya nyokap tenang*
nih ya okelah TK gue di khawatirin sampe TKnya di tempat temennya nyokap (gw terima)
Nah pas SD okelah ya gue terima juga SDnya di tempat nyokap gue jd kepsek (msh terima kok)
Nah ini ya pas SMP ditempatinnya di swasta tempat gurunya nyokap gue *katanya biar kepantau (sedikit miris tapi terima juga)
Nah ini ya pas SMAditempatin di SMA tempat bokap jd komite sekolahnya *katanya sih biar bisa brg2 terus (HEUM terima aja kok)
Dan sekarang kuliah ya lumayan lah gue dibolehin milih swastanya sesuai sama yang gue mau tapi........................awal regist pendaftaran ulang sampe tes kesehatan di kawal mulu *serasa bayiii tapi tetep bersyukurr kok*
dan sampe sekarang yaberangkat kuliah naek kreta dan pulangnyaaaa pun selalu di telfon nanyain kabar dan bahkan berangkatnya di anterrrrrrrrrrrrrrrrrrrr .
sampe ikut UKM aja gadibolehin:"" gara gara kejauhan dan takut kecapean (okeeee mom aku terima juga)

Makasih ya tapi tetep sayang kokkkkkkkkk

Jumat, 03 Oktober 2014

TEORI PRINSIP AKUNTANSI

 PRINSIP AKUNTANSI

Jika kita bisa menjurnal, sampai membuat laporan keuangan, bahkan kita tahu kegunaan daripada laporan keuangan tersebut, tapi kita tidak tahu, apa yang menyebabkan jurnal akuntansi itu ada, seperti contohnya, mengapa asset tetap harus didepresiasi? asset tetap katanya diatas 1 tahun masa manfaatnya, tapi kenapa garpu, sendok, gelas yang bisa bertahun-tahun dipakai tapi gak masuk aktiva tetap?
semua akan dibahas disini, teori akuntansi...




ASSUMPTIONS, PRINCIPLES, CONSTRAINTS
ASSUMPTIONS – pondasi/asumsi dasar untuk melakukan proses akuntansi.
Economic entity assumption – asumsi dasar bahwa perusahaan adalah entitas ekonomi yang indenpenden atau berdiri sendiri yang pencatatannya terpisah dari pemiliknya.
Contoh sangat sederhana : akun “prive” digunakan untuk transaksi penarikan dana dari perusahaan kepada pemilik.
Going concern assumption – asumsi dasar bahwa suatu entitas didirikan untuk tujuan berkelangsungan hidup atau beroperasional terus secara jangka panjang.
Contoh sangat sederhana : adanya biaya depresiasi dan akumulasi depresiasi untuk menurunkan nilai aset tetap secara bertahap dari periode ke periode. Begitu juga adanya laporan neraca sebagai bukti bahwa akuntansi menganut asumsi kelangsungan hidup usaha.
Monetary unit assumption – asumsi dasar bahwa semua transaksi ekonomi perusahaan yang akan disajikan dalam laporan keuangan dapat diukur dengan satuan mata uang.
Contoh sangat sederhana : kepintaran seorang manager yang sangat mempengaruhi satu entitas atau perusahaan merupakan aset. Akan tetapi aset tersebut tidak dapat diukur dengan satuan mata uang, sehingga informasi tersebut tidak dapat disajikan dalam laporan keuangan.
Periodicity assumption – asumsi dasar bahwa aktivitas ekonomi suatu perusahaan dibagi kedalam periode – periode.
Contoh sangat sederhana : laporan keuangan disajikan dan dilaporkan per bulan,per semester atau per tahun.
PRINCIPLES – peraturan spesifik untuk melakukan proses akuntansi.
Historical cost principle – prinsip yang menyatakan bahwa setiap transaksi dicatat berdasarkan harga/biaya perolehan.
Harga/biaya perolehan disini berarti semua pengorbanan yang dikeluarkan sampai aset tersebut siap dipakai
Contoh sangat sederhana : perusahaan mencatat pembelian mesin seharga 5 juta, biaya pemasangan agar mesin tersebut siap dipakai sebesar 1 jt. sehingga nilai mesin yang akan digunakan untuk disajikan didalam laporan keuangan adalah 6 juta (meskipun harga aset tidak sesuai dengan pasar atau sepantasnya)
Revenue recoqnition principle – prinsip yang menyatakan bahwa pendapatan diakui berdasarkan terjadinya.
Syarat pengakuan pendapatan adalah ketika realized atau realizable dan ketika earned (terjadi).
Pendapatan dikatakan realized (telah realisasi) adalah ketika barang atau jasa atau aset lainnya ditukar dengan kas dan dikatakan realizable (dapat direalisasi) adalah ketika aset yang diterima atau dimiliki* dapat ditukar dengan kas.
*Aset yang diterima atau dimiliki maksudnya adalah dijual atau ditukar di pasar aktif dan yang nilainya dapat diukur dengan andal tanpa penambahan biaya yang signifikan.
Pendapatan dikatakan earned jika perusahaan telah memindahkan resiko secara signifikan dan memindahkan manfaat kepemilikan barang kepada pembeli.
Perusahaan tidak lagi mengola atau melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual.
Contoh sangat sederhana : akuntan melakukan pencatatan yang membedakan bahwa: kas diterima tetapi barang atau jasa belum di berikan – unearned - deferred revenue (realized atau realizable  but no yet earned).
Barang atau jasa diberikan tetapi belum menerima kas – receivable – accrual revenue (realized atau realizable  and earned)
Matching principle – prinsip yang menyatakan bahwa biaya dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapat pendapatan pada periode tertentu.
Contoh sangat sederhana : Untuk mendapatkan pendapatan pada periode X, perlu ada biaya yang dikeluarkan pada periode X.
Biaya listik Desember 2009 harusnya dicatat di Desember 2009 (di-accrual), bukan pada periode berdasarkan pembayarannya.
Contoh lainnya adalah akuntan melakukan adjusting entries. Adjusting entries adalah untuk me-matchingkan biaya dengan pendapatan pada periode yg seharusnya diakui.
Full disclosure principle – prinsip yang menyatakan bahwa informasi yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan harus diungkapkan.
Contoh sangat sederhana : suatu perusahaan mempunyai kontrak kerja sama dengan perusahaan lain yang signifikan, akuntan harus mengungkapkan informasi tersebut kedalam Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes to the Financial Statement)
CONSTRAINTS – keterbatasan, untuk membatasi beberapa hal yang diatur dalam GAAP. Akuntan diberikan kesempatan untuk memodifikasi laporan keuangan tetapi tidak akan merubah nilai dan informasi yang penting dalam laporan keuangan.
Cost-benefit relationship – akuntan diperbolehkan untuk tidak menyajikan informasi akuntansi yang dimana benefit yang didapatkan dari informasi tersebut tidak melebihi cost untuk menyediakan informasi tersebut.
Contoh sangat sederhana : waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk menyajikan informasi kontrak kerja sama antar perusahaan lebih besar daripada manfaat yang dihasilkan atas informasi tersebut (kontrak kerja sama yang tidak signifikan tidak perlu diungkapkan).
Materiality – akuntan diperbolehkan untuk mempertimbangkan materialitas untuk melakukan pencatatan. Materialitas adalah tingkat kuantitatif suatu informasi yang dianggap dapat mempengaruhi pengambilan keputusan. Tingkat materialitas setiap perusahaan berbeda-beda, tergantung besar kecilnya suatu perusahaan.
Contoh sangat sederhana : bagi perusahaan A yang tergolong kecil, kalkulator seharga 500 rb dicatat sebagai aset tetap karena dianggap material – dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.
Akan tetapi, bagi perusahaan B yang tergolong besar, kalkulator seharga 500 rb tidak material – tidak dapat mempengaruhi pengambilan keputusan sehingga perusahaan B akan mencatat pembelian kalkulator tersebut sebagai biaya, bukan merupakan aset tetap.
Industry practice – akuntan diperbolehkan untuk menyajikan informasi akuntansi sesuai dengan jenis atau kategori industrinya.
Contoh sangat sederhana : bagi industri konstruksi, neraca tidak perlu dikategorikan ke aset lancar dan aset tidak lancar, hutang lancar dan hutang jangka panjang.
Bagi industri utilitas publik, di neraca, aset tetap disajikan diatas aset lancar, karena dianggap investasi terbesar industri tersebut adalah pada aset-aset publiknya.
Conservatism – jika dihadapkan pada masalah yang tidak pasti kenyataannya, akuntan diperbolehkan memilih solusi yang tidak melebih-lebihkan aset dan laba.
Akuntan dituntut untuk berhati-hati, berpikir pesimis (pesimis secara positif) tidak melebih-lebihkan informasi.
Contoh sangat sederhana : piutang-piutang yang sudah lama belum dibayar dan sudah lama jatuh tempo diasumsikan tidak tertagih. Akuntan melakukan cadangan penyisihan kerugian piutang atas piutang-piutang yang tidak tertagih tersebut (piutang-piutang tersebut dicatat ke biaya)
(materi pelajaran mahasiswa PA (pengantar akuntansi) 
by :  http://akuntansiituasyik.blogspot.com/2012/09/teori-prinsip-akuntansi.html

Senin, 29 September 2014

TUGAS PENGANTAR BISNIS

A. Pengertian Bisnis dan Jenisnya:
Bisnis adalah serangkaian usaha yang dilakukan satu orang atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan/laba atau bisnis juga bisa dikatakan menyediakan barang dan jasa untuk ke lancaran sistem perekonomian.Mereka harus siap untung & siap rugi, bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang, tetapi banyak faktor yang mendukung terlaksananya sebuah bisnis, misalnya : reputasi, keahlian, ilmu, sahabat & kerabat dapat menjadi modal bisnis.Menurut Griffin & Eber bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990].Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.Kegiatan bisnis sebagai sebuah organisasi ialah :a]Produksi : penciptaan barang dan jasa.b]Keuangan : kegiatan mencari dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan dagang.c]Pemasaran : Kegiatan untuk menginformasikan barang dan jasa, mengidentifikasikan keinginan konsumen.d]Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) : kegiatan mencari tenaga kerja dan meningkatkan kemampuannya.Lingkungan bisnis :-Lingkungan intern (memberikan pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis) : pemerintah, pesaing, konsumen, asosiasi dagang, suplier dan serikat pekerja.-Lingkungan ekstern (memberikan pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan bisnis) : dunia internasional, ekonomi, sosial budaya dan politik.Pengertian bisnis juga memuat 4 aspek, yaitu :untuk mendapatkan laba, menghasilkan barang dan jasa, suatu kegiatan usaha, dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sehari-hari.Jenis – jenis bisnis ada 4 yaitu :
1. Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.
2. Pasar Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.Dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi, khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel, sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel
.3. Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas
.4. Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).Tujuan Kebijaksanaan Bisnis :Kebijakan adalah suatu ketetapan yang memuat prinsip-prinsip untuk mengarahkan cara-cara bertindak yang dibuat secara terencana dan konsisten dalam mencapai tujuan tertentu.
    Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Secara umum tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan.  by: http://rikanovianna.wordpress.com/2012/10/25/tugas-pengantar-bisnis-bab-1-pengertian-dan-ruang-lingkup-bisnis/ 

          
B.Bentuk-Bentuk perusahaan
Dari berbagai macam bentuk perusahaan yang ada di dunia, berikut adalah bentuk-bentuk perusahan yang umum terdapat di Indinesia  :
1.        Perusahaan Perseorangan.
Perusahan Perseorangan adalah suatu usaha yang dimiliki, dikelola, dan dipimpin oleh perseorangan yang bertangung jawab penuh terhadap semua resiko dan aktivitas perusahaan.
Modal perusahaan perseorangan berasal dari perseorangan atau pemilik perusahaan itu sendiri. Pemisahan modal perusahaan dari kekayaan pribadi dalam bentuk perusahaan ini tidak berpengaru banyak atau tidak ada artinya. Karena segala sesuatu kekayaan pemilik perusahaan menjadi tanggungan dan jaminan perusahaan. Sehingga perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas.
Bentuk perusahaan perseorangan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam menjalankannya, yaitu antara lain :
a)    Kelebihan Perusahan Perseorangan.
1)        Relatif mudah dalm mengorganisir, kerena perusahaan kecil dan aktivitasnya terbatas.
2)        Pemilik perusahaan memiliki kebebassan dalam bertindak.
3)        Keuntungan sepenuhnya dinikmati oleh pemilik perusahaan.
4)        Rahasia perusahaan terjamin.
5)        Dorongan pemilik perusahaan dalam merealisasikan tujuan perusahaan sangat kuat.
b)   Kekurangan Perusahaan Perseorangan.
1)        Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas sampai kekayaan pribadi.
2)        Besarnya perusahaan terbatas, karena terbentur keterbatasan modal.
3)        Kontinuitas perusahan tidak terjamin, karena mengandalkan kemampuan pemilik perusahaan.
4)        Keterbatasan kemampuan pemilik perusahaan dalam mengendalikan perusahaan.
2.        Persekutuan Firma.
Persekutuan Firma adalah persekutuan untuk menjalankan perusahaan dengan memakai nama bersama. Dalam persekutuan firma pemisahan kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan tidak ada artinya. Itu disebabkan karena jika kekayaan perusahaan tidak dapat memenuhi pembayaran hutang-hutang perusahaan, maka kekayaan para sekutu perusahaan menjadi jaminan. Dengan kata lain semua sekutu perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap keuangan perusahaan.
Laba atau keuntungan dalam persekutuan firma dibagi kepada para sekutu perusahaan sesuai isi akta pendirian perusahaan. Umumnya laba yang dibagikan ditentukan atas dasar banyaknya modal yang diinvestasikan oleh masing-masing sekutu atau berdasarkan atas dasar keseimbangan pemasukan perusahaan. Dengan kata lain sekutu yang tidak memasukan modal namun memasukan tenaga, mendapatkan keuntungan yang sama dengan sekutu yang memasukan modal terkecil.
Bentuk Persekutuan Firma memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam menjalankannya, yaitu antara lain :
a)    Kelebihan Persekutauan firma.
1)        Kebutuhan akan modal lebih mudah terpenuhi, dibandingkan dengan perusahaan perseorangan.
2)        Perhatian sekutu terhadap jalannya perusahaan sangat tinggi. Setiap sekutu bertanggung jawab bukan hanya pada tindakannya, tetapi juga terhadap tindakan sekutu-sekutu lainnya.
b)   Kekurangan Persekutuan Firma.
1)        Tanggung jawab yang tidak terbatas terbatas dari setiap sekutu.
2)        Pimpinan dipegang oleh lebih dari satu orang, kecuali jika terdapat batasan tugas.
3)        Persekutuan dengan Firma akan berakhir bila, meninggalnya seorang sekutu atau jatuh palitnya seorang sekutu, Dibubarkan  hakim kerena alasan-alasan yang sah, masa persekutuan telah habis, salah seorang sekutu menarik atau mengundurkan diri.
3.        Persekutuan Komanditer.



Persekutuan Komanditer adalah persekutuan dimana satu atau beberapa orang sekutu mempercayakan uang atau barang kepada satu atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin.
Pembagian laba antar sekutu disesuaikan dalam akta pendirian persekutuan komanditer. Didalam perjanjian persekutuan komanditer terdapat dua jenis sekutu, yaitu :
    a)    Sekutu Komplamenter, yaitu sekutu yang menjalankan dan memimpin perusahaan.
b)   Sekutu Komanditer, yaitu sekutu yang mempercayakan modalnya kepada sekutu komplamenter.
Persekutuan Komanditer memiliki tiga jenis persekutauan yaitu antara lain seperti dibawah berikut :
a)    Persekutuan Komanditer Murni, jika hanya terdapat satu sekutu komplamenter.
b)   Persekutuan Komanditer Campuran, jika terdapat beberapa orang sekutu komplamenter dalam persekutuan.

c)    Persekutuan Komanditer Bersaham, dimana baik sekutu komplementer maupun sekutu komanditer  mengambil satu atau lebih saham perusahaan
by : http://mukhammadluthfinugroho.wordpress.com/201

JENIS - JENIS PERUSAHAAN

Terdapat 3 (tiga) jenis-jenis perusahaan yang beroperasi untuk menghasilkan laba, yaitu perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa. Setiap jenis perusahaan memiliki karakteristik tersendiri. Karakteristik perusahaan tersebut adalah sebagai berikut :


1. Perusahaan Manufaktur
Perusahaan ini mengubah input dasar menjadi produk jadi yang akan dijual kepada masing-masing pelanggan. Contoh perusahaan yang tergolong dalam perusahaan manufaktur, seperti PT Gudang Garam dengan produk utamanya adalah rokok, PT Unilever yang menghasilkan barang-barang konsumsi, seperti pasata gigi, sabun mandi, dan sebagainya.


2. Perusahaan Dagang
Perusahaan ini juga menjual produk ke pelanggan, tetapi perusahaan ini tidak memproduksi sendiri barang yang akan dijual. Perusahaan membeli dari perusahaan lain barang yang akan dijualnya. Contoh perusahaan dagang adalah Alfamart, Alfa, Hero, dan sebagainya.


3. Perusahaan Jasa
Perusahaan ini menghasilkan jasa, bukan barang atau produk yang kasat mata. Contoh perusahaan ini adalah Hotel Santika, Biro Perjalanan Shafira, dan sebagainya.


Jenis-jenis Organisasi Perusahaan
Hampir semua organisasi memerlukan akuntansi. Dalam hal tertentu, prosedur akuntansi dapat tergantung pada bentuk organisasi.
Umumnya terdapat 3 (tiga) bentuk perusahaan yang berbeda, yaitu perusahaan perorangan, perusahaan persekutuan, dan perusahaan perseroan. Masing-masing bentuk perusahaan ini memiliki kelemahan dan keunggulan masing-masing. Jenis-jenis perusahaan meliputi :


1. Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan dimiliki oleh individu, pemilik tunggal. Bentuk ini mudah pengelolaannya, biayanya juga tidak terlalu mahal. Kelemahan utama bentuk perusahaan ini adalah sumberdaya keuangan yang terbatas pada harta milik pribadi.


2. Perusahaan Persekutuan
Perusahaan persekutuan dimiliki oleh dua atau lebih individu, masing-masing pemilik menyetorkan modalnya ke perusahaan untuk bekerja secara bersama-sama. Sumber daya keuangan tidak hanya berasal pada satu orang saja, tetapi berasal dari beberapa pemilik perusahaan.


3. Perusahaan Perseroan

Perusahaan perseroan Sering disebut juga korporasi. Perusahaan ini dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah sebagai suatu badan hukum. Biasanya modalnya terdiri dari saham-saham, yang diterbitkan oleh korporasi tersebut dan dijual kepada masyarakat yang berminat. Keunggulan utama bentuk perusahaan korporasi adalah kemampuan untuk mendapat sejumlah sumberdaya keuangan dengan cara menerbitkan saham tersebut. Sehingga pemegang saham perusahaan ini bisa perorangan, atau individu yang membeli saham perusahaan ini.

Jenis-jenis perusahaan tersebut adalah yang umumnya dikenal dalam ilmu ekonomi. Tidak menutup kemungkinan masih ada lagi jenis-jenis perusahaan yang lainnya.


Sumber : http://jurnal-akuntansi.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-perusahaan.html#ixzz3EyL7Pg4X
JEngantar-bisnis-sesi-3-bentuk-bentuk-perusahaan/

Jumat, 05 September 2014

Curhat jadi MABA Gunadarma University

Gue bingung mau cerita dari mana ya intinya mah karna gue ga keterima PTN dan ga lolos jd sarjana di ptn di bogor,gue ga ada kepikiran cari swasta lain selain Gunadarma karna gue tau Gundar ini udh masuk worldclass university dan swasta yang akreditasinya udah A begitu juga semua Fakultasnya dan jurusannya yang s1. Tapi yang bikin gue bingung itu ketika gue dikabarin gue ga lolos ipb tapi gue lolos ke adenya ipb *gue sebut itu* nah alhamdulillah ya gue dpt beasiswa di trilogi karna hasil tes gua lumayan indah dan gue dpt jurusan tek.pangan dan pas gue cari tau tentang univ.Trilogi ternyata dia itu bekerja sama dengan IPB,ITB,dan UI nah loh makin bingung kan cuman di trilogi itu jauh beud ya di jaksel dan edan bgt biayanya....:") gue dpt beasiswa 75% tapi itu berlaku cuman sampai sem2 kalo ipk gue sem3 >3,5 full beasiswa tapi kalo <3,5 beasiswanya dikurangin ................... gua was was bingit dong ya gue beasisa 75% aja 8jt per/smester berarti klo ipk gue dibawah dan gue ga beasiswa jengjeng.....bisa sampe bayar 20jt ya?:""""""""""""""""" udah kelar dari trilogi dan tbtb gue dikirim email dan gue dpt undangan di Univ.Djuanda dan ternyataaaa itu juga jauh yes yaudah lah gue mungkin jodoh di Gundar hehehe tapi sumpah ya ini dari lubuk hati gue seneng bisa masuk gundar dan biayanya juga alhamdulillah ga ngebebanin orangtua karna pas tes dan dpt grade juga;''') BARAKALLAH o:) apa lagi yg bikin gue seneng tuh ya bisa join dan bahkan belum fix jadi mahasiswa aja udh akrab bgt sm senior di gamagudabo dan juga akrab sama anak anak akun bahkan sampe meetup molo *emotCape* sampeee group line penuh chat canda tawa sampe hp gue rame bagaikan pasar tradisional *eakkkkkkkkkkkkkk trs juga ada mdbstr gituuuuuuuu


*notes*
Fight continues until the final outcome guys!!!!!!!!!! jangan sampai keterpurukan lo jadi badai yang gabisa lo tembus . Pray and pray because Allah
God is always there wherever